Setelah penemuan besar di tahun 1921, tantangan berikutnya dalam sejarah medis adalah bagaimana memproduksi insulin dalam skala besar untuk memenuhi kebutuhan dunia. Pada dekade-dekade awal, insulin diekstraksi dari pankreas hewan seperti sapi dan babi. Meskipun sangat membantu dalam manajemen diabetes, insulin jenis ini terkadang menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang karena perbedaan struktur molekul dengan manusia.
Transformasi besar terjadi pada akhir tahun 1970-an dengan lahirnya teknologi DNA rekombinan. Inovasi ini memungkinkan produksi insulin yang identik dengan yang dihasilkan oleh tubuh manusia melalui bantuan bakteri. Langkah maju ini mengawali era bioteknologi modern yang memungkinkan pembuatan berbagai jenis insulin, mulai dari yang bekerja sangat cepat hingga yang bekerja lambat selama 24 jam. Dokumentasi sejarah ini menunjukkan bahwa meskipun kondisi diabetes telah dikenal sejak lama, kemampuan manusia untuk menyempurnakan terapi terus berkembang pesat. Inovasi dari masa ke masa ini memastikan bahwa kualitas hidup individu tetap terjaga dengan dukungan teknologi medis yang semakin presisi dan aman.

